Catatan Seorang Farmasis

Pharmaceutical Birth

Posted on: 03/27/2011


By : fh4djh4r

https://fh4djh4r.files.wordpress.com/2011/03/pharm.gif?w=345Salam hangat penulis ucapkan kepada para pengunjung setia blog ini. Stelah menimbang, mengamati dan mecermati. kali ini penulis akan membuat categori terbaru berdasarkan study yang sedang dijalankan oleh penulis disalah satu universitas swasta terfavorit yang berada di kota yogyakarta yakni categori perpustakaan farmasi. yah seperti yang diutarakan pada judul di atas pharmaceutical birth ” kelahiran farmasi”

FARMASI ini adalah kata yang sangat melekat denganku setidaknya selama bebearapa tahun kedepan. Mengamati dunia pendidikan farmasi, terutama di Indonesia, membuatku banyak memandang hal-hal yang berbeda di masing-masing institusi penyelenggaranya. Yeah, semoga dengan tulisanku kali ini bisa menjadi salah satu wacana untuk memilih perguruan tinggi mana yang sesuai selepas jenjang pendidikan SMA. Karena memang, dulu, aku merasa kurang mendapatkan gambaran tentang jurusan farmasi yang ada di masing-masing perguruan tinggi.

Dulu, sewaktu berada di bangku SMA, yang kupahami hanyalah, farmasi itu belajar tentang obat. Titik. Nggak tahu ada apa di dalamnya dan tidak ada tuh keinginan muluk-muluk ingin jadi apa… Bahkan, kalau saja Anda tahu, aku berangkat kuliah ke sini dengan alasan yang benar-benar tidak rasional kala itu. Aku memilih kuliah di jurusan atas sebuah dasar : “jogja kota pelajar berbasis kebudayaan yang berslogan Jogja Berhati Nyaman” yah nampaknya kota itu membuat penulis sangat kerasan selama tinggal dikota yang pendirinya pak sultan hamengkubuwono.

Teman-temanku sering menanyakan apakah ada jurusan Farmasi di kampusku ini,? lalu dengan pede nya aku menjawab, ada dong… ! Yeah, satu lagi penegasan: ADA FARMASI UAD loh…siapa sih yang kenal UAD di jogja.,? kini saya akan memperkenalkan UAD kepada para pengunjung. UAD itu singkatan dari Universitas Ahmad Dahlan yang letaknya ada di jogja. Banyak dari opini orng bahwa kampusku itu sangat khas sekali dengan kemuhammadiyahan. yang mana didalam fakultas terdiri dari belasan fakultas, salahsatunya ialah fakultas farmasi yang notabene nya akrediasi A dari dirjen dikti.   Fakultas ini telah berdiri sejak tahun 2000 silam. dan singkat ceritanya kini telah menggapai akreditasi A terfavorit di beberapa fakultas farmasi di kampus lain. Okey, ini sedikit panduan buat kamoe-kamoe yang tertarik dengan dunia farmasi… Yang pengen tau, sebenarnya di dunia farmasi ada apa saja sih…

Aku akan menjelaskan kembali dengan bahasa yang cukup sederhana.

1/ Farmakokimia:dunianya analisis, sintesis. Contoh gampangnya misalnya analisis boraks dalam bakso, atau sintesis vitamin C.

2/ Biologi Farmasi:mengambil dari senyawa alam untuk dijadikan obat. Misalnya nih, temans melihat pohon di pinggir jalan, kemudian berpikir, kira-kira dari pohon ini ada senyawa aktif apa ya yang bisa digunakan? Mulailah diteliti, dikarakterisasi, sampai bisa mengambil si senyawa aktif tadi atau hanya ekstraknya.

3/ Farmaseutik:dunia pembuatan sediaan farmasi dan teknologinya. Ini bisa jadi adalah farmasi yang dikenal secara umum oleh orang awam. Membuat berbagai macam sediaan farmasi seperti yang teman-teman kenal. Apa saja? Ya misalnya saja tablet, krim, sirp, dan sebagainya.

4/ Farmakologi:dunia uji efek dari suatu senyawa aktif maupun sediaan farmasi. Misalnya saja, kalau melihat obat ini atau senyawa aktif itu, kira-kira bisa mempunyai efek apa ya.

Ya itu kira-kira contoh sederhananya. Faktanya ya tidak sesederhana itu. Setiap kelompok keahlian nantinya ditunjang oleh ilmu-ilmu tertentu lagi. Arah penelitian di ITB sendiri kalau aku amati adalah ke arah penemuan senyawa aktif atau sediaan farmasi baru. Baru di sini bisa jadi memang benar-benar baru atau hasil modifikasi dari yang sudah ada atau pengembangan.

Nah, setahuku kalau temans ingin jadi ahli jamu, nah temans bisa memilih UGM, di sana penelitian ke arah obat tradisional sangat baik menurutku, sampai ada prodi sendiri kalau tidak salah. Silakan dilihat saja untuk lebih jelasnya.

Kalau untuk Unair sendiri, aku amati farmasinya sangat bagus tentang Klinik dan Komunitas. Setidaknya karena memang sudah berthaun-tahun ada, jadi cukup establish.

Nah, gambaran di atas sedikit panduan untuk memlilih kira-kira dunia farmasi manakah yang diinginkan… Mau industri oriented atau pasien oriented? Ya terserah teman – teman aja…silahkan kunjungi situs ini bagi yang penasaran ingin tahu www.uad.ac.id

Kita kembali ke topik awal, mengenai sejarah farmasi di Indonesia khusunya

Farmasi sebagai profesi di Indonesia sebenarnya relatif masih muda dan baru dapat berkembang secara berarti setelah masa kemerdekaan. Pada zaman penjajahan, baik pada masa pemerintahan Hindia Belanda maupun masa pendudukan Jepang, kefarmasian di Indonesia pertumbuhannya sangat lambat, dan profesi ini belum dikenal secara luas oleh masyarakat. Sampai proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, para tenaga farmasi Indonesia pada umumnya masih terdiri dari asisten apoteker dengan jumlah yang sangat sedikit.

Tenaga apoteker pada masa penjajahan umumnya berasal dari Denmark, Austria, Jerman dan Belanda. Namun, semasa perang kemerdekaan, kefarmasian di Indonesia mencatat sejarah yang sangat berarti, yakni dengan didirikannya Perguruan Tinggi Farmasi di Klaten pada tahun 1946 dan di Bandung tahun 1947. Lembaga Pendidikan Tinggi Farmasi yang didirikan pada masa perang kemerdekaan ini mempunyai andil yang besar bagi perkembangan sejarah kefarmasian pada masa-masa selanjutnya.Dewasa ini kefamasian di Indonesia telah tumbuh dan berkembang dalam dimensi yang cukup luas dan mantap. Industri farmasi di Indonesia dengan dukungan teknologi yang cukup luas dan mantap. Industri farmasi di Indonesia dengan dukungan teknologi yang cukup modern telah mampu memproduksi obat dalam jumlah yang besar dengan jaringan distribusi yang cukup luas. Sebagian besar, sekitar 90% kebutuhan obat nasional telah dapat dipenuhi oleh industri farmasi dalam negeri

Demikian pula peranan profesi farmasi pelayanan kesehatan juga semakin berkembang dan sejajar dengan profesi-profesi kesehatan lainnya  Selintas Sejarah Kefarmasian Indonesia

1. Periode Zaman Penjajahan sampai Perang Kemerdekaaan

Tonggak sejarah kefarmasian di Indonesia pada umumnya diawali dengan pendidikan asisten apoteker

semasa pemerintahan Hindia Belanda.

2. Periode Setelah Perang Kemerdekaan Sampai dengan Tahun 1958
Pada periode ini jumlah tenaga farmasi, terutama tenaga asisten apoteker mulai bertambah jumlah yang relatif lebih besar. Pada tahun 1950 di Jakarta dibuka sekolah asisten apoteker Negeri (Republik) yang pertama , dengan jangka waktu pendidikan selama dua tahun. Lulusan angkatan pertama sekolah asisten apoteker ini tercatat sekitar 30 orang, sementara itu jumlah apoteker juga mengalami peningkatan, baik yang berasal dari pendidikan di luar negeri maupun lulusan dari dalam negeri.

3. Periode Tahun 1958 sampai dengan 1967

Pada periode ini meskipun untuk memproduksi obat telah banyak dirintis, dalam kenyataannya industri-industri farmasi menghadapi hambatan dan kesulitan yang cukup berat, antara lain kekurangan devisa dan terjadinya sistem penjatahan bahan baku obat sehingga industri yang dapat bertahan hanyalah industri yang memperoleh bagian jatah atau mereka yang mempunyai relasi dengan luar negeri. Pada periode ini, terutama antara tahun 1960 – 1965, karena kesulitan devisa dan keadaan ekonomi yang suram, industri farmasi dalam negeri hanya dapat berproduksi sekitar 30% dari kapasitas produksinya. Oleh karena itu, penyediaan obat menjadi sangat terbatas dan sebagian besar berasal dari impor. Sementara itu karena pengawasan belum dapat dilakukan dengan baik banyak terjadi kasus bahan baku maupun obat jadi yang tidak memenuhi persyaratan standar.Sekitar tahun 1960-1965, beberapa peraturan perundang-undangan yang penting dan berkaitan dengan kefarmasian yang dikeluarkan oleh pemerintah antara lain :

(1) Undang-undang Nomor 9 tahun 1960 tentang Pokok-pokok Kesehatan

(2) Undang-undang Nomor 10 tahun 1961 tentang barang

(3) Undang-undang Nomor 7 tahun 1963 tentang Tenaga Kesehatan, dan

(4) Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 1965 tentang Apotek. Pada periode ini pula ada hal penting yang patut dicatat dalam sejarah kefarmasian di Indonesia, yakni berakhirnya apotek dokter dan apotek darurat.

Dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 33148/Kab/176 tanggal 8 Juni 1962, antara lain ditetapkan :
(1) Tidak dikeluarkan lagi izin baru untuk pembukaan apotek-dokter, dan

(2) Semua izin apotek-dokter dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Januari 1963.

Sedangkan berakhirnya apotek darurat ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 770/Ph/63/b tanggal 29 Oktober 1963 yang isinya antara lain :

(1) Tidak dikeluarkan lagi izin baru untuk pembukaan apotek darurat,

(2) Semua izin apotek darurat Ibukota Daerah Tingkat I dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1

Pebruari 1964, dan

(3) Semua izin apotek darirat di ibukota Daerah Tingkat II dan kota-kota lainnya

dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Mei 1964.Pada tahun 1963, sebagai

realisasi Undang-undang Pokok Kesehatan telah dibentuk Lembaga Farmasi Nasional

(Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 39521/Kab/199 tanggal 11 Juli 1963).

Batasan farmasi menurut kamus adalah seni dan ilmu meracik dan menyerahkan / membagikan obat, sedangkan farmasis adalah seseorang yang meracik dan menyerahkan / membagikan obat. Dengan demikian, berarti bahwa kedua konsep farmasi dan farmasis adalah kongruen, yakni yang satu dapat diturunkan dari yang lainya. Menurut kamus lainnya, misalnya Webster, farmasi adalah seni atau praktek penyiapan, pengawetan, peracikan dan penyerahan obat ( Webster’s New Collegiate Dictionary. SpringField, MA, G. & C. Merriam Co, 1987 ).

Menurut Smith dan Knapp, seorang farmasis adalah seseoarang yang telah lulus dari perguruan tinggi farmasi. Untuk melakukan praktek farmasi, seorang lulusan harus memperoleh izin / lisensi dari suatu dewan atau badan negara bagian. Agar supaya mendapat izin / lisensi, lulusan suatu pergurun tinggi farmasi di seluruh negara bagian atau daerah disyaratkan untuk menyelesaikan persyaratan pengalaman praktek dan untuk menyelesaikan persyaratan pengalaman praktekdan untuk lulus ujian yang diselenggarakan oleh badan farmasi negara.

Itulah beberapa story tentang farmasi. mungkin ini akan menjadikan teman – teman khusunya yang ingin melanjutkan study nya ke farmasi. Akhirnya penulis ucapkan:

Selamat Datang di Farmasi Apoteker

2 Responses to "Pharmaceutical Birth"

farmasi ugm m uad bagusan mana? katanya bagusan uad, iyakah? terus katanya kalo mahasiswa ugm dalam dunia kerja diprioritaskan? bener nggak sih..
mahasiswa farmasi uad juga di ‘kenal’ nggak? hehe

kalo menurut ane sih bagusan UAD gan…
sebab disamping akreditasnya yg A kemudian dalam bidang fasilitas juga sdh mumpuni…
selain itu UAD mempunyai visi dan misi yang menjalankan kepribadian yang muslimah…
klo UGM….mungkin kali yah…
sekarang yang dibutuhkan kemampuan dalam bidang ilmu dan skill…
klo ternyata di ugm agan tidak bisa mempunyai keinginan yang tinggi kira2 gimna.,???
oia klo tujuan kuliah cuma buat kerja tanpa pengaplikasian dalam bidang ibadah percuma kek nya gan….piiisss……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Page Translate


Klik tombol di bawah ini untuk berlangganan ke blog saya dan menerima pemberitahuan posting baru melalui email.

Join 11 other followers

Me Inside

want to be friends with you

All Articles

RSS Lintas Olahraga

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Seputar Enterpreneur

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

See All My Tag

Antibakteri asam salisilat belajar wordpress bagi pemula Buku Pegangan farmasetika cara buat avatar cara buat buku tamu hanya dalam hitungan menit cara memasang emoticon diblog Cara memformulasikan sediaan suspensi cara mengatasi sakit haid cara menyembuhkan herpes simplex Cara menyembuhkan Penyakit Hipertensi cara pasang avatar ciri ciri keguguran ciri ciri orang hamil daftar isi bagi pemula wordpress Diagnosa Kanker Dan patofisiologi Kanker Disfungsi Ereksi dosis albendazle dosis aspirin efek samping aminofilin efek samping amoksisilin EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI farmakologi obat herbal di negara china Formulasi Bahan Kosmetika HomePage Kaskus Infeksi saluran kemih ISK Istilah kaskus kala I II III IV Kasih Ibu Sepanjang Masa kebutuhan bayi terhadap gizi yang seimbang Kedisiplinan adalah Kunci dari keberhasilan keluarga berencana Keutamaan Shalat Subuh dan Ashar macam macam penyakit haid Manfaat mengikuti program KB Mekanisme albendazole mekanisme aminofilin mekanisme amoksisilin mekanisme dan dosis asiklovir mekanisme haid mekanisme kerja asetosal Mekanisme Tabir surya Minyak atsiri Motivasi Mario teguh tentang rejeki nyeri datang bulan obat antibiotik untuk sakit gigi obat sakit asma Penanganan gizi buruk pengobatan infeksi cacing pentingnya ber KB pentingnya gizi seimbang untuk bayi penting nya jiwa kepemimpinan Penyakit rematik dan Pengobatannya penyembuhan infeksi aluran kemih perkembangan KB proses persalinan Rahasia Amanah Registrasi Kaskus Rule of the Kaskus script Html bagi pemula Scrolldown yang menarik Sejarah Farmasi Sejarah KasKus seputar informasi KB Sesepuh Kaskus siapakah ahli sunah itu? Staphylococus. Stres Dan Penyebabnya Sukses Wawancara tahapan persalinan pada ibu hamil tanda tanda kehamilan Tips Mudah meningkatkan PR dan banyaknya blacklink toxicology the basic science of poisons Tutorial Wordpress terlengkap

TooLs

Pengunjung Saat Ini Dari

Polling Blog Me